Rabu, 19 Desember 2012



Waspada dengan Netbook Toshiba NB 250


Anda mungkin mengetahui atau bahkan memiliki netbook pabrikan Toshiba yang di Indonesia mempunyai sebutan “Netbook Anak Bangsa”. Netbook ini dipasarkan di salah satu pusat perbelanjaan di terbesar di Indonesia dengan menggandeng institusi negara, yaitu Kemendiknas. Produk ini dipasarkan pada akhir tahun 2010. Harga yang dipatok pun lumayan murah waktu itu, Rp 3.300.000,- sudah termasuk Windows 7 Starter yang berlisensi.
Saya kepincut dengan produk tersebut, karena waktu itu produk laptop buatan Toshiba terkenal bagus. Kebetulan saya mendapatkan informasi mengenai produk tersebut dari kakak ipar saya. Saya langsung datang ke tempat penjualan produk tersebut dan membeli produknya. Saya isi berkas-berkas garansi dan menyelesaikan pembayaran. Produk tersebut disertai garansi 1 tahun.
Bulan pertama, bulan kedua, bulan ketiga, hingga satu tahun penggunaan tidak terjadi masalah apa-apa. Netbook Toshiba NB 250 yang saya pakai sehat wal-afiat. Memasuki awal tahun 2012 netbook saya mulai bermasalah. Booting-nya mulai lama dan lemot untuk akses program. Saya pikir itu hanya pengaruh virus saja, karena sebelumnya netbook saya sempat terkena virus. Dan suatu hari netbook saya tidak mau booting.Dan terdapat peringatan “please check the cable”. Saya coba buka hard-disk-nya saya pikir posisinya kurang pas. Tetapi ternyata tidak, hard-disk masih tetap pada tempatnya. Lalu saya coba menghubungi service center Toshiba. Kata teknisinyahard-disk saya sudah bad parah dan harus diganti. Waktu itu harga hard-disk sedang naik. Saya diberi penawaran hard-disk Toshiba 320 GB seharga Rp 825.000,-. Dan celakanya garansi sudah habis karena sudah lewat satu tahun. Saya tidak langsung menggantinya, karena pertimbangan harga yang cukup tinggi tersebut. Lalu saya pindah haluan, saya coba datang ke tempat service spesialis hard-disk, dan teknisi tempat servis tersebut mendiagnosa bahwa hard-disk saya juga bad parah dan perlu diganti. Kebetulan sepupu saya juga mempunyai netbook dengan merk dan tipe yang sama. Beberapa bulan kemudian netbook sepupu saya juga mengalami kerusakan sama persis dengan yang ada pada netbook saya. Apakah ini cacat produksi masal? Saya kurang tahu persisnya.
Akhirnya saya pun mengganti hard-disk netbook saya. Tetapi saya tidak memilih memakai hard-disk Toshiba lagiSaya memutuskan untuk memakai produk lain yang sudah terbukti kualitasnya. Setelah kejadian itu saya jadi enggan untuk memilih produk Toshiba, apalagi produk hard-disk-nya. Memang hard-disk Toshiba memang dijual lebih murah di pasaran dibandingkan produk-produk lain. Tetapi saya lebih memilih produk lain yang sudah terbukti kualitasnya walaupun sedikit agak mahal.






Berikut adalah kekurangan Windows 7 Starter Edition
1.  Tidak Ada DVD Playback. Ini artinya di Windows 7 Starter Edition kamu tidak akan bisa menonton DVD, meskipun kamu memiliki DVD Player Eksternal, tetap aja Windows 7 Starter Edition tidak akan mampu memutar DVD ini.
2.  Tidak ada Support untuk 64-Bit. Windows 7 Starter Edition hanya berjalan di mode 32-bit saja, itu artinya Windows 7 Starter Edition tidak akan bisa menjalankan program-program yang didesain untuk Windows 7 64-bit.
3.  Tidak Ada tampilan “Aero”. Yups Windows 7 tampil cantik dan indah karena adanya tampilan effek Aero, namun sayang sekali  di Windows 7 Starter Edition kamu tidak akan menemukan efek tersebut
4.  Tidak Support Tablet PC. Kamu baru membeli sebuah Tablet PC dengan layar sentuh, maka Windows 7 Starter Edition tidak akan mendukung Tablet PC tersebut.
5.  Tampilan Desktop yang membosankan. Benar sekali, di Windows 7 Starter Edition kita tidak bisa merubah Background Desktop dengan foto atau gambar yang kita ingin. Background telah dikunci, dan hanya menampilkan logo Window saja. Meski dengan program khusus mungkin kita bisa men-tweak-nya. Untuk Mengganti Tema/Theme di Windows 7 Starter Edition kamu bisa Membaca artikel tentang Cara Mengganti Tema Windows 7 Starter Edition di Netbook
Sedangkan kelebihan Windows 7 Starter Edition adalah resourse atau speks yang diperlukan tidak terlalu tinggi, dengan prosesor Intel Atom N450 plus memori DDR2 berkapasitas 1 GB saja kita sudah bisa menjalankan Windows 7 Starter Edition di Netbook kita.
Seperti kamu ketahui, Windows 7 Starter Edition merupakan Windows 7 termurah dari Microsoft yang kini banyak dibundel pada netbook terbaru. Tak mengherankan bila banyak fitur-fitur menarik Windows 7 yang tidak tersedia di Windows 7 Starter Edition. Salah satu contohnya adalah kemampuan untuk mengganti Wallpaper, dimana di Windows 7 Starter Edition kita tidak bisa mengganti Wallpaper Desktop dengan foto ataupun gambar lain, jadi selamanya menggunakan wallpaper default bawaan Windows 7 Starter Edition.
Namun tenang saja dengan sebuah program bernama Oceanis kamu bisa mengganti Wallpaper di Windows 7 Starter Edition kamu. Kamu bisa mendapatkan Oceanis dan cara menggunakannya di hxxp://www.sevenforums.com/tutorials/47294-desktop-background-change-windows-7-starter.html atau bisa juga menggunakan sebuah Tool dari HP yang bernama Stardock MyColors Notebook Desktop Themes untuk Windows 7 Starter Edition (32-bit), Microsoft Windows 7 (32-bit), Microsoft Windows 7 Home Basic (32-bit), dan Microsoft Windows 7 Home Premium (32-bit).
Selamat mengganti Wallpaper Windows 7 Starter Edition!
Untuk mempermudah mengetahui perbedaan masing-masing edisi, berikut penjelasan singkat masing-masing edisi Windows 7 :
Windows 7 Starter

Target : Seluruh dunia, biasanya hadir dengan paket komputer baru (laptop/netbook)
Fitur Utama (kunci) : Taskbar, Jump list, Windows MEdia Player, Backup & restore, Action Center, Device Stage, Play to, Fax anda Scan dan Game sederhana.
Keterbatasan : tidak ada Aero glass, berbagai fitur modifikasi desktop, windows touch, media center, live thumbnail preview, home group creation, tidak ada Multi bahasa, maksimal RAM 2 GB, tidak terseda versi 64bit.
Harga : Kisaran $50 (di Indonesia)
Dengan windows 7 starter, pengguna tidak bisa mengubah wallpaper atau theme windows. Pada awalnya Windows 7 Starter dibatasi hanya bisa menjalankan 3 program satu waktu, tetapi akhirnya keterbatasan ini dihilangkan, sehingga pengguna tetap bisa menjalankan banyak program dalam satu waktu, dibatasi jumlah memory saja.
Untuk edisi 32 bit, semua windows selain windows starter mempunyai batas maksimal RAM/Memory 4 GB. Untuk edisi 64 bit, lebih tinggi dan berbeda-beda.
Apa kekurangan dan kelebihan dari Windows 7 Starter Edition dibandingkan dengan Windows 7 lainnya, seperti Windows 7 Home Premium, Windows 7 Profesional  adat Windows 7 Unlimited Edition.